Thursday, March 05, 2009

buat IKhwan smuanya!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

0 comments

Belajar jadi cowo keren yuk!!!!!

Ngomongin soal cowok keren (bukan cowok kran lho, emang-nya tukang ledeng) ini jadi demenannya kaum hawa ter-utama remaja putri. Mereka pasti punya krite-ria masing-masing untuk uru-san cowok keren. Mulai dari gaya busana, penampilan, wajah, prestasi, pekerjaan, mobil, hoby, sampe isi dompet semua ada standarnya.

Tapi bukan berarti urusan cowok keren cuma buat kaum hawa aja. Anak cowok juga mau nggak mau kudu terlibat. Soalnya mereka yang jadi �OP' alias obyek penderita. Malah ada juga anak cowok yang hobi nyari bocoran tipe cowok-cowok keren yang diminati anak putri. Biar bisa menyesuaikan. Kan lumayan kalo setiap penampilannya mengundang decak kagum dari gadis pujaan hatinya. Sampai bela-belain ngutang atau minjem produk Nike, GAP, Levi's, Lea, Tommy, atau Diesel biar asyik dipake mejeng. Kasihan banget tuh, mejeng tapi dapet minjem. Hihihi..

Tapi, sebenernya kayak gimana sih cowok keren itu? Kalo butuh modal gede, kasihan banget bangsanya Boim atau Gusur sohibnya Lupus yang secara finansial, fisik dan fenam-pilannya serba cekak itu. Daripada pusing, mending baca terus. Siiiip!!!

Cowok keren versi Hedonism!!

Budaya hedonis menyeret masyarakat ke dalam kehi-dupan yang hanya mengejar kesenangan duniawi semata. Sehingga berkembang peri-laku keserba-bolehan ( permis-sive ) dalam berbuat dan berpikir demi meraih predikat konglo-merat yang hidup serba �wah' dan mampu menyalurkan hawa nafsunya di mana saja kapan saja. Iih�kayak ayam jago aja!

Selain gaya hidup mewah yang identik dengan gaya hidup metropolis, kaum hedonis juga punya standar sendiri dalam menilai manusia. Mereka menilai derajat manusia berdasarkan penampilan fisik dengan segala aksesorisnya semata.

Penampilan bagi kaum hedonis wajib modis. Biar dapet gelar cowok keren atau cewek kece. Lihat aja, iklan produk minyak rambut, fashion, farfum, sepatu, mobil, sampai rokok selalu disejajarkan dengan julukan cowok keren. Kebayang, orang yang terkena wabah hedonis ini bakal repot ngelakoninnya. Soalnya butuh modal gede. Parahnya banyak remaja sekarang yang masih disubsidi penuh ama ortunya mulai terjangkiti wabah hedonis. Meski kantong cekak, penampilan tetep kudu enak. Nggak mau tahu, pokoknya orangtua kudu siap mensuplai segala kebutuhannya dalam berpenampilan. Kalo perlu pake aksi merengek, tutup mulut, atau banting pintu.

Selain penampilan dan gaya hidup, cowok keren juga kudu punya fisik yang oke. Standarnya; wajah handsome , berjenggot, no jerawat dengan dagu lancip belah tengah. Nggak cuma itu, kaum hedonis juga memfokuskan perhatiannya ama fisik cowok keren dari sisi sex appeal (daya tarik seksual)�nya. Karena bagi mereka, hubungan pria dan wanita nggak punya nilai lebih selain untuk pemuasan syahwat semata. Cewek-cowok berlomba-lomba me-nonjolkan lekuk tubuhnya yang punya daya tarik seksual. Yang cowok jadi penghuni fitness centre biar badannya kekar, dadanya bidang, otot-ototnya juga pada nonjol. Sementara yang cewek pada pake baju full pressed body . Lontong aja kalah ketat.

Sobat muda muslim, kayaknya kita kudu makin hati-hati dengan beredarnya para �pengemban dakwah' hedonis yang menjelma sebagai selebritis dengan gaya hidup metropolis. Kemuliaan seseorang hanya dinilai dari penampilan fisik dan gaya hidup. Padahal itu semua cuma sementara doang dan bisa bikin kita kecele di akhirat nanti. Karena Allah swt. cuma menilai keterikatan kita ama hukum-Nya selama di dunia yang punya nilai plus. Bukan penampilan fisik atau aksesoris, seperti yang dipahami kaum hedonis. Yo'i kan?

Cowok keren versi islam

Nggak sedikit lho, orang menilai remaja muslim selalu masuk kategori cowok without 'N Apalagi sampai diidentikkan dengan peci, sarung, dan baju koko yang jadi aksesoris kebangsaannya. Memang ada yang kayak gitu, tapi nggak semuanya. Kayaknya keterlaluan banget deh kalo remaja muslim masih menilai orang dari penampilannya doang. Padahal Rasulullah dalam salah satu hadisnya menerangkan bahwa Allah swt. tidak melihat kemuliaan seseorang itu dari wajah, pakaian, atau penampilan dengan segala aksesisnya. Melainkan dari hati dan ketakwaannya. firman Allah swt.:

�Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu.� ( QS. al-Hujur�t [49]: 13 )

Tapi Don't worried , Islam nggak melarang remaja muslim untuk berpenampilan oke. Karena Allah juga menyukai keindahan selama masih dalam koridor aturan-Nya. Tapi boleh bukan berarti harus. Jadi remaja muslim juga kudu pintar dan sholeh. Pintar dalam arti mampu menjadikan Islam sebagai standar dalam berpikir dan berbuat. Ini bisa diperoleh kalo kita nggak alergi dengan pengajian wawasan Islam yang lagi marak di bulan suci ini. Dengan modal itu, kita bisa menjadi anak yang sholeh. Dan semuanya bukan omong kosong. Para sahabat Rasulullah saw juga banyak yang masuk kategori remaja muslim idaman.

Contohnya Mushab bin Umair. Seorang remaja muslim yang jadi duta pertama guna membuka dakwah pertama kalinya di Madinah. Dia dibesarkan di tengah keluarga quraisy terkemuka. Wajahnya tampan, hidupnya mewah, serba kecukupan, dan selalu menjadi bintang di tempat-tempat pertemuan. Wajar aja kalo dia menjadi buah bibir gadis-gadis Mekkah. Dia memang keren, Tao Ming Tse aja kalah. Tapi lebih keren lagi ketika dia meninggalkan kehidupannya yang mewah agar bisa memeluk Islam. Sampai Rasulullah saw. berkata: � Dahulu saya lihat Mush'ab ini tak ada yang mengimbangi dalam memperoleh kesenangan dari orangtuanya, kemudian ditinggalkannya semua itu demi cintanya kepada Allah dan rasul-Nya. �

Selain Mushab, ada sahabat Ali bin Abi Thalib r. a. Beliau termasuk salah satu khulafaur Rasyidin. Di usianya yang sangat muda (8 tahun) dia sudah masuk Islam. Bahkan berani menghadapi bahaya dengan menggantikan posisi tidur Rasulullah saw. yang akan dibunuh orang-orang kafir saat peristiwa hijrah. Dan masih banyak sahabat Rasulullah saw. yang layak disebut remaja muslim idaman.

Sobat muda muslim, jadi remaja muslim idaman itu gampang aja kok. Nggak perlu repot-repot jadi keren atau beken. Yang penting sholeh, berilmu, dan bertakwa. Caranya, mengkaji Islam dan menerapkannya dalam keseharian. Dan kita siap dengan resiko yang bakal dihadapi. Menukar kesenangan duniawi dengan kemuliaan di hadapan Allah. Dan satu lagi, jangan geer kalo efek sampingnya nanti bakal diuber-uber para akhwat. Makanya kalo pinjem uang, jangan lupa balikin. Hehehe..

Sekarang udah tahu kan siapa cowok keren itu? Yang pasti bukan versi hedonis dong. Tapi remaja muslim idaman umat dan... efek sampingnya, jadi idaman para akhwat. Setuju? (pembaca ngangguk-ngangguk) Nah, gitu dong.

Source :

http://www.dudung.net/

Sunday, March 01, 2009

Agenda terdekat SKI FSSR UNS

0 comments
  1. DOnate your blood
Acara penumpahan darah yang di adakan SKI FSSR UNS yang InsyaALLAH diadakan pada hari Selasa, 3 maret 2009, di Sekretariat SKI FSSR UNS

2. KACA (Kajian Civitas Akademika)
kajian rutin yang diadakan SKI fssr UNS minggu ini InsyaALLAh akan diisi oleh Ustadz Sholihin.
InsyaALLAH diadakan pada hari kamis, 5 maret 2009....untuk tempat menunggu edaran Pamflet!!!

Duateng semua YOIIIIII!!!!

3. MUASKI (Temu Alumni SKI)
Acara ini bertujuan untuk menyambung tali silaturohmi antar semua agen-agen SKI yang terhormat dari yang masih aktif sampe yang udah lulus dari SKI,,,,,,
dari sekarang semua panitia acara telah mempersiapkanya dengan mengadakan Syuro' yang berkelanjutan.....
Acara ini InsyaALLAH diadakan pada tanggal 26 maret 2009 di Ruang seminar gedung 3 FSSR

4. Kajian kristologi

Acara ini masih digodok oleh bidand yang bertanggung jawab jadi ditunggu yaaaaa!!!
pasti menarik dan bermanfaat!!!!

5. Silaturohim ke ketua IOM

Acara silaturohim ke ketua IOM ini dalam rangka nyuwun komputer kangge SKI
so....AKhi wa UKhti smua,,,,,nyuwun daoanya yaa!!


6. Rihlah SKI

Acara yang ditunggu-tunggu smua orang tapi masih blum ada kepastian!!!!






postingan ini dibuat untuk sekedar menambah Informasi bagi pengunjung Blog ini ,,,,,semoga bermanfaat!!

Friday, February 13, 2009

7 KIAT JADI PEMIMPIN SEJATI

0 comments
Ada pemimpin yang dilahirkan dan ada pula yang memang terlahir jadi pemimpin. Masalahnya, menjadi pemimpin yang sejati memang tidak mudah. Banyak kriteria yang harus dimilikinya sehingga membuat bawahan merasa aman dan nyaman dalam bekerja. Nah di bawah ini7 tanda yang memisahkan antara seorang pemimpin sejati dan seorang pemimpin yang kebetulan menjadi pemimpin.


1. Pemimpin sejati mampu memimpin dirinya sendiri.
Memberi instruksi adalah sama mudahnya seperti Anda membagikan kartu nama. Tapi seorang pemimpin sejati harus mengetahui bagaimana caranya memimpin dirinya sendiri. Tidak hanya memberikan contoh baik kepada karyawannya, tetapi ikut berperan serta, bekerja, atau terlibat dalam seluruh pekerjaan. Adalah penting bagi seorang pemimpin memiliki kemampuan memfokuskan dan memotivasi dirinya sendiri seperti dia menganjurkan pada seluruh bawahannya untuk memiliki motivasi.

2. Jangan jadikan kerajaan.
Pemimpin yang bijaksana berarti (seakan-akan) Anda telah mempunyai bakat untuk menduduki posisi tersebut. Tapi ingat, jangan ciptakan sebuah kerajaan. Pemimpin yang secara kebetulan jadi bos, sering juga secara kebetulan membentuk suatu sistem aturan yang tidak perlu dan terlalu mengekang. Aturan bagi karyawan memang perlu, tapi tak perlu berlebihan. Buatlah yang perlu-perlu saja. Memang penting untuk memengaruhi orang-orang dengan siapa Anda bekerja. Tapi ingat, jangan memandang kedudukan Anda sebagai suatu hierarki.

3. Selalu terbuka mencari bentuk baru.
Salah satu kunci keberhasilan dari menjalankan bisnis adalah mengulang-ulang sesuatu yang terbukti berhasil. Masalahnya, seorang pemimpin yang secara kebetulan jadi pemimpin, cenderung terus saja mengulang metode tadi dan tak berani melakukan terobosan baru. Sebaliknya, pemimpin sejati mengakui keberhasilannya tetapi juga
menyadari bahwa selalu ada jalan lain untuk membuat sesuatu lebih baik lagi.

4. Kepribadian kuat & tanggung jawab.
Memang benar Anda yang memegang kekuasaan. Tapi itu tak berarti Anda boleh melakukan apa saja tanpa memikirkan tanggung jawabnya. Jangan hanya menuntut bawahan untuk menyelesaikan tugas dengan baik, tapi Anda pun harus memberi contoh yang
baik. Jangan lupa, Anda adalah panutan mereka.

5. Menuntaskan pekerjaan.
Banyak pemimpin berkata, "permainannya" telah selesai. Padahal, seorang pemimpin sejati, tidak akan pernah merasa selesai bekerja. Tiap hari pasti ada masalah baru yang harus segera dituntaskan. Entah komplain dari klien atau bawahan yang membuat ulah. Jadi, jangan pernah bosan membuat suatu tujuan yang pragmatik dengan ukuran yang dapat dihitung kapan harus dimulai dan berakhir. Kemampuan untuk menyelesaikan sesuatu merupakan tantangan.

6. Beri penghargaan selayaknya.
Pemimpin sejati harus mempunyai tangan yang kuat sepertisi Popeye setiap kali habis makan bayam. Prestasi yang baik menuntut timbal baik yang riil. Pemimpin yang mempunyai mata jauh ke depan sangat dikagumi dan dihargai, tetapi haruslah dengan sesuatu tindakan yang nyata pula, misalnya memberi promosi, bonus, dan bentuk penghargaan yang nyata atas prestasi karyawan. Hal ini akan membuat karyawan terus termotivasi bekerja dengan baik dan bersikap loyal terhadap perusahaan.

7. Tak berhenti belajar.
Jauh sebelum para eksekutif ber-pendapat bahwa keahlian memimpin berasal dari semacam anugerah yang menakjubkan, tetap saja seorang pemimpin yang dapat dipercaya juga berarti harus terus dan banyak belajar. Bacalah buku-buku mengenai menjadi pemimpin yang efektif, ikutilah seminar-seminar, dan ambil contoh-contoh dari teman-teman yang telah berhasil. Hal ini bisa merupakan suatu pelajaran yang panjang, tetapi yang didapat akan berlipat ganda, dan tidak ternilai harganya.



Senirupa Islam

0 comments



Seni Rupa Islam

Seni rupa Islam adalah seni rupa yang berkembang pada masa lahir hingga akhir masa keemasan Islam. Rentang ini bisa didefinisikan meliputi Jazirah Arab, Afrika Utara, Timur Tengah, dan Eropa sejak mulai munculnya Islam pada 571 M hingga mulai mundurnya kekuasaan Turki Ottoman. Walaupun sebenarnya Islam dan keseniannya tersebar jauh lebih luas daripada itu dan tetap bertahan hingga sekarang.

Seni rupa Islam adalah suatu bahasan yang khas dengan prinsip seni rupa yang memiliki kekhususan jika dibandingkan dengan seni rupa yang dikenal pada masa ini. Tetapi perannya sendiri cukup besar di dalam perkembangan seni rupa modern. Antara lain dalam pemunculan abstraksi dan filsafat keindahan. Seni rupa Islam juga memunculkan inspirasi pengolahan kaligrafi menjadi motif hias.

Dekorasi di seni rupa Islam lebih banyak untuk menutupi sifat asli medium arsitektur daripada yang banyak ditemukan pada masa ini, perabotan. Dekorasi ini dikenal dengan istilah arabesque.

Peninggalan seni rupa Islam banyak berbentuk masjid, istana, ilustrasi buku, dan permadani.

Ciri dan periodisasi

Seni rupa Islam tidak berdiri sendiri seperti Seni rupa Buddha ataupun Barat. Ia merupakan gabungan dari kesenian daerah-daerah taklukan akibat adanya ekspansi oleh kerajaan bercorak Islam di sekitar Timur Tengah, Afrika Utara, Asia Kecil, dan Eropa dan penakulukan oleh bangsa Mongol. Daerah ini didefinisikan sebagai Persia, Mesir, Moor, Spanyol, Bizantium, India, Mongolia, dan Seljuk. Selain itu ditemukan pula pengaruh akibat hubungan dagang, seperti Tiongkok. Ini disebabkan miskinnya seni rupa asli Arab pada saat itu walaupun dalam bidang sastra dan musik sebenarnya memperlihatkan hal yang menakjubkan. Keberagaman pengaruh inilah yang membuat seni rupa Islam sangat kaya.

Hal ini terutama bisa dilihat dari arsitektur Islam yang memperlihatkan gabungan corak dari berbagai daerah.

Seni rupa asli Jazirah Arab

Seni rupa asli Jazirah Arab bisa terlihat dari arsitektur di sekitar wilayah Makkah dan Madinah. Kedua kota ini merupakan pusat pemerintahan pada masa Nabi Muhammad.

Biasanya arsitektur asli Jazirah Arab berupa bentuk bangunan segi empat sederhana yang difungsikan sebagai tempat ibadah. Bagian tengah merupakan lapangan terbuka dengan dikelilingi pilar, dinding, dan kamar-kamar. Lapangan berfungsi sebagai tempat salat berjamaah dan di bagian depan kiblat terdapat mimbar untuk khatib yang memberikan ceramah keagamaan.

Contoh bangunan yang masih memperlihatkan ciri arsitektur ini adalah Masjid Nabawi.

Seni rupa Umayyah

Seni rupa pada zaman Umayyah banyak dipengaruhi oleh kesenian Bizantium, sebagai akibat dipindahkannya pusat pemerintahan Islam dari Makkah ke Syria. Seni rupa ini banyak memperlihatkan ciri seni rupa kristen awal, yaitu bentuk-bentuk basilika dan menara. Seperti bisa dilihat di Masjid Umayyah yang awalnya adalah Gereja Johannes di Damaskus. Interior masjid ini digarap seniman-seniman Yunani dari Konstantinopel.

Pada masa ini ragam hias mosaik dan stucco yang dipengaruhi oleh pengulangan geometris sebagai tanda berkembang pesatnya ilmu pengetahuan. Selain itu ciri khas lapangan di tengah masjid mulai diganti oleh ruangan besar yang ditutup kubah.

Pada masa ini pula dikenal kalifah yang sangat memperhatikan kelestarian masjid-masjid, yaitu Kalifah Abdul Malik dan Kalifah Al-walid. Kalifah Abdul Malik membangun Kubah Batu Karang (dikenal pula dengan nama Masjid Quber esh Sakhra dan Masjid Umar) sebagai pengingat tempat dinaikkannya Nabi Muhammad ke langit pada peristiwa Isra-Miraj. Selain itu dibangun pula Masjid Al Aqsa.

Dinasti Umayyah juga meninggalkan banyak istana yang memiliki ciri tersendiri, yaitu bangunan di tengah-tengah gurun pasir yang terasing, walaupun kini banyak yang telah rusak. Contohnya adalah Istana Kusair Amra.

Seni rupa Abbasyiah

Perkembangan seni rupa periode ini dimulai sejak tahun 747 M sebagai akibat keruntuhan Dinasti Umayyah akibat revolusi oleh Keluarga Abbasiyah bersama kelompok Syiah. Seni rupa ini terkonsentrasi di pusat pemerintahan baru di daerah Baghdad dan kemudian pindah ke Sammara, Persia (sekarang wilayah Iran dan Irak). Walaupun sebenarnya Baghdad adalah pusat pemerintahan dan kebudayaan, namun penyerangan oleh bangsa Mongol membuat hampir seluruh peninggalan di daerah ini musnah, sehingga bukti karya lebih banyak didapat di daerah-daerah sekitarnya.

Seni rupa pada zaman ini maju akibat lancarnya perdagangan dengan bangsa Syria, Tiongkok, India, dan bahkan Nusantara. Selain itu dimulai banyak penerjemahan tulisan-tulisan kuno Yunani, sehingga seni ilustrasi berkembang.

Peninggalan penting dari masa ini adalah Masjid Mutawakkil, Masjid Abu Delif, dan bekas istana kalifah. Masjid pada zaman ini berciri mirip bangunan kuno mesopotamia, yaitu menara yang semakin mengecil di bagian ujungnya dan motif hias abjad Kufa, yaitu motif hias dari kaligrafi berbentuk tajam dan kaku. Selain itu ditemukan bentuk tiang melengkung.

Pindahnya kekuasaan dari keluarga Abbasyiah ke Fatimiyah dan dipindahkannya ibukota ke Mesir membuat pengaruh seni Afrika Utara menjadi kuat.

Seni rupa Turki

Pengaruh Turki didapat dari penaklukan Iran oleh bangsa Turki pada abad 11 M. Di bawah kekuasaan ini Bizantium, Iran, Mesopotamia, dan Asia Kecil bersatu di bawah kerajaan bercorak Islam.

Pada masa ini seni rupa yang berkembang adalah dekorasi dan tekstil. Antara lain ditemukan teknik hias batu bata. Selain itu ditemukan kaligrafi dengan abjad nashi dan juga banyak pengaruh keramik-keramik Tiongkok dari dinasti Sung.

Seni rupa Kordoba

Dimulai pada tahun 750, Seni rupa Kordoba meliputi daerah Spanyol dan Moor. Contoh peninggalannya adalah Masjid Kordoba. Ia merupakan gabungan kesenian Yunani klasik dan kesenian lokal yang tidak terorganisasi dengan baik menjadi satu kesatuan. Ciri utamanya adalah pelengkung tapal kuda.

Ciri khas seni rupa dari Moor adalah pemakaian motif yang diinspirasi oleh pengulangan ilmu ukur.

.


diposting dari http://id.wikipedia.org/wiki/Seni_rupa_Islam dengan perubahan seperlunya

Thursday, January 22, 2009

Budaya Saling Memberi Nasehat

0 comments

Sering kita dengar dari keterangan dan penjelasan para ulama, para kiayi, ustazd, dan muballigh bahwa tugas paling penting dari para Rasul adalah menyampaikan risalah Allah swt. kepada ummat manusia. Urgensi isi risalah para rasul itu sama, yaitu “agar manusia menyembah hanya kepada Allah dan mengingkari semua bentuk sesembahan selain Allah (thaghut).”

Ternyata selain tugas mulia dan suci ini, para nabi banyak disebutkan dalam Al-Qur’an sebagai pemberi nasehat. Hal ini disebabkan karena manusia tidak cukup hanya menerima risalah dakwah Islam saja. Akan tetapi juga membutuhkan pemberi nasehat dan peringatan dalam hidupnya, karena manusia adalah mahluk pelupa dan pelalai, bahkan makhluk yang banyak berbuat kesalahan. Oleh karena itu, Allah swt. menyatakan:

Wal ashri, innal insaana lafii khusrin, illalladziina aamanuu wa ‘amilush-shaalihaati watawaa shaubil haqqi watawaa shaubish-shabri.

“Demi masa, sesungguhnya manusia dalam keadaan merugi, kecuali orang-orang yang beriman dan beramal sholeh yang saling mengingatkan dalam kebenaran dan kesabaran.” (QS. Al-‘Asr)

Semangat surat Al-Asr ini menjelaskan keharusan setiap orang untuk beriman dan beramal sholeh, jika ingin selamat baik di dunia maupun di akhirat. Bahkan iman dan amal sholeh saja ternyata masih merugi, sebelum menyempurnakannnya dengan semangat saling memberi nasehat dan bersabar dalam mempertahankan iman, meningkatkan amal shaleh, menegakkan kebenaran dalam menjalankan kehidupan ini.

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah….

Sedemikian pentingnya prinsip “saling memberi nasehat” dalam ajaran Islam, maka setiap manusia pasti membutuhkannya, siapapun, kapanpun, dan di manapun dia hidup. Layaklah kalau dikatakan bahwa “saling memberi menasihat “ adalah sebagai sebuah keniscayaan yang harus ada pada setiap muslim.
Namun sangatlah disayangkan jika ada di antara kita yang menganggap sepele soal nasehat ini. Atau merasa dirinya sudah cukup, sudah pintar, sudah berpengalaman sehingga tidak lagi butuh yang namanya nasehat dari orang lain. Padahal dengan menerima nasehat dari orang lain pertanda adanya kejujuran, kerendahan hati, keterbukaan dan menunjukkan kelebihan pada orang tersebut.

Kalimat “nasaha” yang artinya nasehat, makna dasarnya adalah menjahit atau menambal dari pakaian yang sobek atau berlubang. Maka orang yang menerima nasehat artinya orang tersebut siap untuk ditutupi kekeruangan, kesalahan, dan aib yang ada pada dirinya. Sedangkan orang yang tidak mau menerima nasehat menunjukkan adanya sifat kesombongan, keangkuhan, dan ketertutupan pada orang tersebut.

Saking sedemikian pentingnya nasehat ini, Nabi saw. bersabda:

عن أَبي رُقَيَّةَ تَمِيم بن أوس الداريِّ - رضي الله عنه - : أنَّ النَّبيّ - صلى الله عليه وسلم - ، قَالَ : (( الدِّينُ النَّصِيحةُ )) قلنا : لِمَنْ ؟ قَالَ : (( لِلهِ وَلِكِتَابِهِ وَلِرَسُولِهِ وَلأئِمَّةِ المُسْلِمِينَ وَعَامَّتِهِمْ((2)) )) رواه مسلم

Dari Abi Amer atau Abi Amrah Abdullah, ia berkata, Nabi saw. bersabda, “Agama itu adalah nasehat.” Kami bertanya, “Untuk siapa, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Untuk Allah, untuk Kitab-Nya, untuk Rasul-Nya, untuk para pemimpin umat Islam dan orang-orang biasa.” (HR. Muslim)

Dari hadist di atas dapat kita pahami bahwa memberi dan menerima nasehat adalah berlaku untuk manusia, siapapun dia, apapun kedudukan dan jabatannya, tanpa kecuali.

Hadist di atas juga menjelaskan kepada kita bahwa agama akan tegak manakala tegak pula sendi-sendinya. Sendi-sendi itu adalah saling menasehati dan saling mengingatkan antara sesama muslim dalam keimanan kepada Allah, keimanan kepada Rasul, dan keimanan kepada Kitab-Nya. Artinya, agar kita selalu berpegang teguh pada nilai-nilai kebenaran dari Allah dan Kitab-Nya dan mentauladani sunah-sunah Rasul-Nya.

Sedangkan bentuk nasehat kepada para pemimpin adalah ketaatan dan dukungan kita sebagai rakyat kepada para pemimpin Islam dalam menegakkan kebenaran, mengingatkan mereka jika lalai dan menyimpang dengan cara yang bijak dan kelembutan, meluruskan mereka jika menyimpang dan salah. Sedangkan nasehat untuk orang-orang biasa adalah dengan memberi kasih sayang kepada mereka, memperhatikan kepentingan hajat mereka, menjauhkan hal yang merugikan mereka dan sebagainya.

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah….

Di dalam Al-Qur’an, Allah swt. mengisahkan tentang bagainama Nabi Musa a.s., seorang nabi dan rasul yang ternyata dapat menerima nasehat dari salah seorang kaumnya.

wa jaa-a rajulun min aqshal madinati yas’aa, qaala yaa muusaa innal mala-a ya’tamiruuna bika liyaqtuluuka, fakhruj innii laka minan nashihiin. Fakharaja minhaa khaa-ifan yataraqqabu, qaala rabbi najjinii minal qaumizh zhaalimiin.

“Dan datanglah seorang laki-laki dari ujung kota bergegas-gegas seraya berkata: Hai Musa, sesungguhnya pembesar negeri sedang berunding tentang kamu untuk membunuhmu, sebab itu keluarlah (dari kota ini), sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang memberi nasehat kepadamu. Maka keluarlah Musa dari kota itu dengan rasa takut, menunggu-nunggu dengan khawatir, dia berdoa: Ya Tuhanku selamatkanlah aku dari orang-orang yang dzalim itu.” (QS. Al-Qashash: 20-21)

Lalu bagaimana dengan kita yang orang biasa yang bukan Nabi dan Rasul? Sudah barang tentu sangatlah membutuhkan nasehat. Kita senantiasa membutuhkan nasehat dari orang lain. Demikian juga harus bersedia memberi nasehat kepada orang lain yang memohon nasehat kepada kita.

وعن أَبي هريرة - رضي الله عنه - : أنَّ رَسُول الله - صلى الله عليه وسلم - ، قَالَ : وفي رواية لمسلم : (( حَقُّ المُسْلِم عَلَى المُسْلِم ستٌّ : إِذَا لَقيتَهُ فَسَلِّمْ عَلَيهِ ، وَإِذَا دَعَاكَ فَأجبْهُ ، وإِذَا اسْتَنْصَحَكَ فَانْصَحْ لَهُ ، وإِذَا عَطَسَ فَحَمِدَ الله فَشَمِّتْهُ ، وَإِذَا مَرِضَ فَعُدْهُ ، وَإِذَا مَاتَ فَاتَّبِعْهُ )) .

“Hak seorang muslim pada muslim lainnya ada enam: jika berjumpa hendaklah memberi salam; jika mengundang dalam sebuah acara, maka datangilah undangannya; bila dimintai nasehat, maka nasehatilah ia; jika memuji Allah dalam bersin, maka doakanlah; jika sakit, jenguklah ia; dan jika meninggal dunia, maka iringilah ke kuburnya.” (HR. Muslim)

Dengan saling menasehati antara kita, maka akan banyak kita peroleh hikmah dan manfaat dalam kehidupan kita. Akan banyak kita temukan solusi dari berbagai persoalan, baik dalam skala pribadi, keluarga, masyarakat bangsa bahkan Negara.

Karenanya nasehat itu sangatlah diperlukan untuk menutupi kekurangan dan aib yang ada di antara kita. Karena nasehat itu dapat memberi keuntungan dan keselamatan bagi yang ikhlas menerima dan menjalankannya. Karena saling menasehati itu dapat melunakkan hati dan mendekatkan hubungan antara kita. Karena satu sama lain di antara kita saling membutuhkannya.

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah….

Saling menasehati antara sesama muslim terasa semakin kita perlukan, terutama ketika tersebar upaya menfitnah adu domba antara sesama muslim yang datang dari orang-orang kafir, munafik, dan orang-orang fasik yang ingin melemahkan umat Islam sebagai penduduk terbesar negeri ini. Mereka tidak senang terhadap kesatuan dan persatuan umat Islam.

Demikian pula ketika mendekati hari-hari menjelang pesta demokasi seperti pilkada, pilgub, pemilihan umum, dan sebagainya. Terkadang panasnya suhu politik menyulut sikap orang in-rasional (tidak rasional) dan emosi di tengah masa, bahkan dapat mengarah ke sikap anarkhis dan merusak.

Dalam situasi seperti itu, kita sering lupa akan makna ukhuwah Islam. Lupa tugas amar ma’ruf nahi mungkar dan lupa tugas dan kewajiban untuk saling menasehati dengan cara saling kasih sayang antara kita.

Semoga Allah swt. senantiasa memberikan pemahaman kepada kita akan arti pentingnya saling memberi nasehat antara kita. Semoga kita mampu memberi nasehat dan senang menerima nasehat dari siapapun, selama tidak bertentangan dengan nilai kebenaran dan kabaikan, sehingga kita dapat terhindarkan dari bahaya adu domba dan fitnah yang dapat memecah belah umat Islam, masyarakat, bangsa, dan Negara. Barakallu lii walakum….




dakwatuna.com

Monday, December 01, 2008

iwakz Menerima dan Menyalurkan Qurban Anda :: Keutamaan 10 Hari Pertama Dzulhijjah & Qurban ::

0 comments


Imam Abdul Wahid Pedersen, salah seorang tokoh Islam di DENMARK menyebut karikatur pelecehan terbaru terhadap Nabi Muhammad SAW yang direncanakan seorang pengarang DENMARK untuk dilauching dalam waktu dekat itu sebagai tindakan dungu. Ia memperingatkan akan adanya reaksi serupa sebagaimana yang terjadi terhadap penayangan karikatur pelecehan oleh surat kabar Jyllands Posten tiga tahun lalu.

Seorang pengarang asal DENMARK berniat menerbitkan buku baru di awal bulan Desember mendatang yang berisi sejumlah karikatur pelecehan terhadap Rasulullah SAW, sejumlah tokoh politik, tokoh agama dan para penguasa buatan kartunis Geertz Estrjard, pembuat karikatur pelecehan terhadap Nabi SAW yang dimuat surat kabar Jyllands Posten DENMARK pada bulan September tahun 2005 lalu di mana ketika itu menimbulkan berbagai bentuk protes dan unjuk rasa di seantero dunia Islam.

Buku yang mengeritik sebagian tokoh sejarah itu berisi komentar-komentar dan artikel-artikel pengarang dan sejarawan Lars Hivkord, di samping 26 karikatur penjelas lainnya karya kartunis Estrjard. Demikian seperti dimuat situs info Denmark.

Pedersen mengatakan, “Karikatur-karikatur baru itu merupakan bagian dari ‘badai’ lainnya yang tengah dihadapi umat Islam di DENMARK sejak beberapa tahun. Ini adalah tindakan dungu. Saya tidak menyangka Geertz kembali membuatnya setelah polemik yang telah ditimbulkan karikaturnya tiga tahun lalu.”

Pedersen menambahkan dengan nada kesal, “Saya tidak melihat ada tujuan atau makna yang jelas dalam pembuatan karikatur-karikatur tersebut, ataupun momentum pemuatannya sekarang. Karikatur-karikatur itu telah menghilangkan optimisme saya untuk melakukan dialog antar agama di DENMARK.”

Pedersen bahkan memperingatkan, bahwa karikatur-karikatur baru itu bisa jadi menimbulkan ancaman bagi keselamatan masyarakat DENMARK. Namun ia tidak langsung menyiratkan bagaimana bentuk ancaman tersebut tepatnya. Ia mengatakan, “Karikatur-karikatur itu merupakan bukti bahwa si kartunis, Geertz belum mau belajar apa pun sepanjang tiga tahun lalu. Saya tidak mengerti, bagaimana cara ia berpikir? Apakah ia memikirkan keselamatan DENMARK dan rakyatnya.?”

Tokoh dan pemimpin Islam DENMARK itu menuduh si pengarang itu telah melakukan provokasi terhadap umat Islam dan menyeret mereka ke kancah konfrontasi di tengah masyarakat DENMARK. Ia mengatakan, “Kita tahun bahwa Istrjart dan Hivkord memiliki agenda khusus yang bertujuan memprovokasi umat Islam. Saya tidak yakin bahwa dapat diterima oleh akal tindakan mereka dan orang-orang seperti mereka yang terus menerus menjadikan masyarakat DENMAR sebagai tawanan bagi pemikiran dan perbuatan meereka.”

Pedersen menolak untuk membicarakna lebih dalam tentang apa reaksi yang paling baik terhadap provokasi-provokasi tersebut. Ia melihat terlalu dini membicarakan hal itu.

Namun ia mengatakan, “Kami tidak akan tinggal diam. Kami akan mengatakan pendapat kami mengenai karikatur-karikatur ini sebagaimana penolakan kami terhadap karikatur-karikatur terdahulu. Bila ada celah untuk menggugat ke pengadilan, maka kami tidak akan membuang-buang waktu untuk memanfaatkannya.”

ISLAM Berkembang Sangat Pesat Di PAPUA NEU GUINEA!

0 comments




Sejumlah sumber media mengungkap adanya peningkatan yang mencengangkan dalam jumlah penduduk yang berpindah dari agama kristen ke agama Islam di negara Papua Neu Guinea.

Menanggapi sebab animo yang demikian besar tersebut, salah seorang imam setempat, yang saat ini mengikuti pelatihan di Malaysia bernama Syaikh Khalid mengatakan, “Sejumlah besar penduduk Papua Neu Guinea memeluk Islam, bukan karena tidak suka terhadap agama lain melainkan karena kepuasan hati yang mereka dapatkan dalam Islam.”

Seperti yang dilansir jaringan ABC, sebuah stasiun TV Amerika, Syaikh Khalid menambahkan, “Penerapan syiar-syiar Islam jauh lebih mudah ketimbang syiar-syiar agama dan kepercayaan lainnya. Demikian pula, anda di dalam Islam adalah pensehat bagi diri anda sendiri. Anda tidak hanya menyembah Rabbmu di masjid saja, tetapi Dia selalu bersama anda di mana pun anda berada. Oleh karena itu, bila anda tidak bisa pergi ke masjid, maka anda dapat melaksanakan shalat di bawah pohon, di rumah atau di tempat mana saja (selain yang dilarang dan najis-red). Ditambah lagi, perasaan kaum Muslimin yang demikian bersemangat dalam mempererat hati.”

Surat kabar itu juga menyebutkan, sejumlah penduduk Papua Neu Guinea mulai beralih ke agama Islam sejak era 80-an, di abad ke-19. Surat kabar itu menyiratkan adanya beberapa perkampungan yang seluruh penduduknya memeluk Islam. Syaikh Khalid memprediksi, dalam jangka 20 hingga 30 tahun dari sekarang, seluruh penduduk Papua Neu Guinea akan memeluk Islam.

Sekalipun terjadi fenomena lari dari gereja menuju ke pangkuan Islam ini di negara yang dikatakan pendeta Joseph Walterz sebagai ‘negara yang memiliki akar kristen yang kuat,’ namun para pemimpin gereja tetap mengatakan, mereka merasa tidak terancam dengan pertumbuhan Islam yang demikian pesat di negara tersebut.

Surat kabar itu juga menyiratkan adanya sebagian rintangan yang harus dilewati Islam seperti sikap rasis dan islamphobia yang berkembang beberapa hari terakhir. Selain itu, juga ada sebagian aksi kekerasan yang dilakukan terhadap umat Islam dan tempat-tempat ibadah seperti kasus bom yang meledak di salah satu masjid di ibukota, Port Morresby. Hingga saat ini, lobang-lobang bekas tembakan masih tersisa di salah satu jendela masjid.

Sekalipun umat Islam yang sebenarnya justeru menjadi sasaran serangan, Perdana Menteri negara itu malah berkampanye dengan memperingatkan apa yang disebutnya ‘bahaya latin Islam.’ Ia mengatakan, Islam merupakan ancaman serius terhadap keamanan dan persatuan negeri itu. Hal ini membuat Syaikh Khalid melihatnya sebagai buah dari ketidakpahaman terhadap Islam dan tercorengnya wajah Islam yang sebenarnya.

Sekalipun begitu, ia tetap mengatakan, “Kondisi ini akan berubah setelah semakin bertambahnya jumlah penduduk yang memeluk Islam setiap harinya. Allahu Akbar!!