Showing posts with label puasa. Show all posts
Showing posts with label puasa. Show all posts

Wednesday, July 17, 2013

Ramadhan dan Qur’an

0 comments
Oleh: Novitasari Mustaqimatul Haliyah

“Puasa dan Al-Qur’an akan memberi syafaat kepada seorang hamba pada hari kiamat kelak, puasa berkata, “Rabbku! Aku menahannya dari makanan dan minuman pada siang hari, “ dan Al-Qur’an berkata, “Aku menahannya dari tidur pada malam hari maka izinkanlah kami jadi syafaat untuknya.” (HR. Ahmad:2/174)
Ramadhan adalah bulan yang istimewa bagi setiap muslim, bulan yang selalu di nanti-nanti. Namun, jangan hanya sekedar di nanti-nanti kedatangannya lantas disia-siakan begitu saja tanpa ada aktivitas bermakna di dalamnya. Ramadhan tidak sekedar agenda puasa menahan dahaga dan lapar saja, tetapi di dalamnya harus diisi dengan ibadah-ibadah yang lainnya, seperti tilawatil Qur’an.
Puasa itu membawa pelaksananya pada ketakwaan seperti yang telah difirmankan-Nya dalam QS. Al-Baqarah: 183, yang artinya, “ Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa.” Orang yang takwa pastilah memahami makna surga dan neraka maka dapat mengejar kebaikan dan meninggalkan keburukan. Alangkah baiknya di bulan Ramadhan nan berkah ini, kita mempunyai target dalam membaca Al-Qur’an.
Sahabat  Nabi dan Salafus salih ketika ramadhan mereka selalu bercumbu mesra dengan Al-Qur’an. Imam Malik contohnya, pada saat Ramadhan, keinginannya hanya satu, yaitu Al-Qur’an. Imam Syafi’i, tiap dua hari sekali mengkhatamkan Al-Qur’an. Tidak hanya sekedar membaca Al-Qur’an tetapi mereka pun memahami arti dan maknanya juga menghafalkannya. Subhanallah, itulah teladan yang harus kita contoh.

Di negeri para nabi sana, di bulan ramadhan orang-orang selalu berada dekat dengan Al-Qur’an. Tangannya selalu menggenggam Al-Qur’an di manapun mereka berada, di dalam bus, di halte, di rumah, di masjid, kantor. Mereka membaca Al-Qur’an dengan khidmat dan khusyuk meski di dalam keramaian. Masya’allah, lagi-lagi kita mendapat tauladan yang baik yang harus kita contoh. Semoga kita diistiqomahkan dalam beribadah kepada-Nya, tidak hanya di bulan Ramadhan tetapi di bulan-bulan selanjutnya.

Menghidupkan Semangat Rabbani bukan Ramadhani

0 comments
Beni Dahlan
(Swastamandiri accounting School -- Al Es’af Special Program/Peserta Lomba Mading ESR)



“ciiiiit, duuarr!!”  sebuah kecelekaan terjadi di Jalan Solo-Wonogiri tepat satu hari sebelum ramadhan tahun lalu. Setengah badan jalan tertutup bis yang mengalami lepas kendali setelah salah satu ban depan pecah. Malangnya seorang pengendara motor yang melintasi jalan itu terjepit di bawah, meninggal seketika.
innalillahi wa inna ilaihi roji’un” gumamku dalam hati. Hati ini tersentak, membayangkan jika sosok yang bersimbah darah itu adalah diri ini, diri yang masih merasakan compang-camping keimanan. Menghela nafas panjang, “Aah, sungguh beruntungnya diri seseorang yang ditakdirkan mampu berjumpa kembali dengan Ramadhan.”

Mati, itu suatu hal yang pasti terjadi. Tak soal apakah ia masih belia ataupun tua. Karena sakit menahun maupun kemarin masih sehat bugar terbangun. Sungguh tak ada yang menduga kedatangannya. Boleh jadi beberapa tahun lagi atau bahkan dalam hitungan detik dari sekarang.

Sebuah pesan disabdakan oleh Rasullah SAW yang diabadikan oleh Imam Tirmidzi dalam Jami’ at Tirmidzi.  “Tidak ada yang dapat menolak ketentuan Allah Ta’ala selain do’a dan tidak ada yang dapat memperpanjang umur seseorang kecuali perbuatan baik (yang mengenangkan)”. Do’a adalah senjata orang beriman, sehingga do’a mampu ‘merubah’ dari suatu ‘takdir’ tidak baik menuju takdir yang lebih baik. Oleh sebab itulah Rasulullah SAW mengajarkan do’a untuk kita “Allohumma bariklana fii rajab wa sya’ban, wa balighnaa romadhon” “Ya Alloh, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban, dan sampaikanlah (usia) kami untuk berjumpa pada Romadhon.” Karena tidak ada jaminan kita masih dapat menjumpai Ramadhan.

Hingga banyak kita jumpai potret adat kebiasaan generasi salaf, setiap setengah tahun pasca romadhon mereka tak pernah melupakan do’a agar amalan mereka diterima oleh Alloh SWT, dan setengah tahun berikutnya, mereka berdo’a agar dapat menjumpai kembali bulan penuh keutamaan. “duhh begitulah potret Generasi luar biasa, terasa jauh dari jangkauan kita.”

Jika tabir kematian itu masih dirahasiakan, lantas apakah kita yakin bahwa kita masih memiliki kesempatan kembali berjumpa dengan Ramadhan? Lalu jika kita telah dikaruniakan oleh Alloh SWT untuk dapat bersua, lantas, apakah yang telah kita persiapkan untuk menyambutnya?

Mungkin sebuah kesempatan di hari ini mampu kita syukuri dan renungi bahwasanya kematian itu selalu mengintai di setiap saat, selalu membayang di setiap langkah kaki. Oleh sebab itu, jadikan hari ini menjadi sebaik-baik persiapan dalam menyongsong lembaran-lembaran di bulan penuh berkah.

Tidak hanya itu rahmat Alloh SWT, ampunan Alloh SWT dan do’a-do’a yang kita panjatkan kepada Alloh SWT senantiasa didengar di setiap lembaran hari hidup kita di luar bulan Ramadhan. Karena setiap hari pintu taubat terbentang luas. Kasih sayang mengucur tiada batas. Jadi tidak ada alasan untuk ‘menyimpan’ amunisi semangat hanya di bulan Ramadhan, sehingga menjadikan sisa hari menjelang ramadhan sebagai ajang istirahat ‘menimbun’ semangat, karena setiap harinya reward Alloh SWT masih menggunung tinggi, pintu Jannah menganga.

Maka optimalkan hari-hari menjelang Ramadhan ini dengan tetap memacu dan melaju dalam kebaikan. Karena keinginan kita adalah menjadi Hamba Rabbani bukan Hamba ramadhani.
Wallohu a’lam bish showab




Beni Dahlan
09010031/Swastamandiri accounting School -- Al Es’af Special Program


Tuesday, July 16, 2013

AGENDA BESAR SKI FSSR RAMADHAN

0 comments

SKI On The Road 2013

0 comments
Oleh: Novitasari Mustaqimatul Haliyah

Sabtu (13/7), SKI FSSR mengadakan buka bersama di Panti Wreda Aisyah yang bertempat di Sumber, Surakarta. Agenda ini merupakan agenda rutin tahunan SKI FSSR pada bulan ramadhan. Tidak seperti namanya "SKI On The Road", agenda buka bersama ini pada ramadhan kali ini memang tidak diadakan di jalanan tetapi di sebuah panti jompo. 
Pukul 14.00 WIB, para squad SKI FSSR sudah bersiap-siap juga mengadakan brifing pelaksanaan agenda di TKP nanti. Ba'da asar mereka langsung menuju ke TKP. Alhamdulillah, sesampainya di Panti tersebut kami disambut dengan hangat oleh seluruh penghuni panti. Wajah-wajah senja yang tampa seperti mentari di pagi hari yang menghangatkan hari yang terlampau dingin. Subhanallah, kami takjub.
Acara dibuka, dilanjutkan sambutan oleh ketua SKI FSSR dan Pengurus Panti. Setelah itu, tiba saatnya acara kajian yang disampaikan oleh ustadz Sukarno. Kajian berlangsung sangat khidmat. Tiba-tiba kami dikejutkan dengan suara nenek-nenek yang menyeletuk ingin bertanya. Masya'allah, rasa ingin tahunya masih menggebu walau usia sudah tidak lagi muda.
Adzan pun berkumandang, artinya adalah waktu berbuka puasa. Tibalah acara inti agenda "SKI On The Road". Kami membagikan takjil dan makan besar kepada seluruh penghuni panti tersebut. Mereka menerimanya dengan wajah berseri-seri. Masya'allah, hanya seperti itu saja sudah membuat hati mereka bahagia, semoga kami bisa memberi lebih di kemudian hari. Aamiin.
Acara pun dilanjut dengan sholat berjamaah, nenek-nenek itu berebut wudhu. Lagi-lagi ya Allah, izinkan kami berdzikir menyebut asma-Mu. Subhanallah, semangat mereka untuk beribadah pada-Nya masih saja membara.

Selalu ada hikmah di balik semua. Harusnya kita, generasi muda tidak boleh kalah dibandingkan dengan nenek-nenek itu dalam apapun. Semangat mereka saja masih membara dalam mendekatkan diri pada Allah SWT, kita???



Friday, July 05, 2013

Aku Dalam Penantianmu

0 comments
  Oleh: Hanifah Hikmawati
Fajar menyingsing, burung-burung menatap tajam pada tikungan jalan. Ya, mereka menanti buih sejuk dari Ramadlan nan tenteram. Bertengger di atas daun kemuning kala dhuha menggema. Sayap-sayapnya mengelu-elukan kehadiran bulan suci itu. Matanya seolah menyala. Berbinar memenuhi relung sangkarnya. Entah waktu yang mana mereka menyenandungkan kerinduannya kepada sang Esa. Terbang tinggi menggelantung di awan. Menggapai ridla Illahi.
Lalu ketika adzan menggelegar saat matahari menyulutkan teriknya, pepohonan itu memberi keteduhan terhadap burung-burung yang selalu berkicau. Pepohonan itu merindukan senandung firman-Nya. Menanti kabar gembira kapankah ramadlan kembali tiba. Yang selalu membuat mereka hijau. Pepohonan itu memang rindu, sangat rindu akan bulan suci.
Syams memberikan sinarnya di balik bumi yang menatap matanya. Kemudian Qamr memberikan sorot sinar kepda bumi yang membelakanginya. Keduanya ialah ciptaan Malik. Keduanya selalu menantikan ramadlan.
Rerumputan yang bergoyang diseduh angin itu melambangkan ketajaman pilu yang 11 bulan menanti kehadiran bulan suci kembali. Bebatuan pun demikian. Menantikan diri mereka menjelma warna putih untuk mereka berganti pakaian di bulan ramadlan. Meneguhkan jiwa kepada ketentuan-Nya.
Sementara aku, selalu membuka jendela pagi hari, menikmati hilir mentari yang pelan tenggelam dalam mata. Aku selalu merasakannya dan akan selalu merindukannya.
Kusayangi selalu hari-hari pagi yang baik yang menyapa setelah sebelumnya gelap. Firman-firman-Nya selalu kujadikan mahkota untukku menerima segala cinta. Mungkin aku telah haus. Lalu, aku berdo’a kepada-Nya agar aku bertemu kepada bulan suci. Rasa haus ini hanya terobati dengan panjatan-panjatan kepada-Nya yang Maha Kuasa. Cinta-Nya takkan mungkin luruh, takkan lumpuh. Dialah yang menghidupkan kita, dan semoga kita berjumpa pada bulan suci di tahun 2013 ini.

Monday, August 29, 2011

SKI On The Road 2011 (Sebuah Cara Untuk Berbagi Dengan Sesama)

0 comments
Alhamdulillah kita dipertemukan kembali dengan bulan penuh kemuliaan ini, bulan Ramadhan adalah bulan ibadah, sudah seharusnya setiap detik kita isi dengan ibadah sehingga setelah Ramadhan kita benar -  benar kembali ke fitrah. Ibadah puasa menjadi salah satu sarana untuk merekatkan jalinan persaudaraan diantara umat. Pada bulan Ramadan inilah saatnya kita menunjukan solidaritas terhadap mereka, saudara kita. Rasulullah Bersabda :“Barang siapa yang memberi ifthar (untuk berbuka) orang-orang yang berpuasa maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tanpa dikurangi sedikitpun”. (HR Bukhari dan Muslim)

Friday, August 12, 2011

Hikmah Ramadhan Hari ke- 11

1 comments
Assalamualaikum

Beberapa hari tak menulis Posting tentang hikmah, bukan berarti tak ada hikmah,, selalu akan ada hikmah jika kita mau melihatnya.
Bismillahirohmanirrohim

Kemarin hari Rabu(10/08) ada Tarawih Kampus di rektorat, tarawih berjama'ah di gedung rektorat yang dihadiri sejumlah pejabat pendidikan dari berbagai fakultas, mahasiswa dan tamu undangan.

Sunday, August 07, 2011

Hikmah Ramadhan Hari Ketujuh

0 comments
Assalamualaikum
Fokus, konsisten dan tekun adalah sifat-sifat yang sudah dengan pasti ingin kita semua miliki, ingin kita terus miliki sehingga nantinya kita menjadi insan yang akan terus menjadi lebih baik setiap waktunya. Tapi apa kenyataanya kita tak bisa memungkiri, kita manusia biasa, akan ada fase dimana kitasedang turun, sedang futur, sedang kurang fokus, konsisten atau tekun.

Saturday, August 06, 2011

Hikmah Ramadhan Hari Keenam

0 comments
Assalamualaikum

Sekali lagi dikesempatan ini kami ingin berbagi, berbagi yang semoga bisa menjadi arti untuk berubah lebih baik. Mengenai tradisi Buka Bersama, buka bersama yang sebenarnya mempunyai arti kebersamaan dan berbagi, bersama dengan sesama muslim dan berbagi untuk mereka yang tak mampu. Sehingga puasa jadi lebih sempurna dan barokah.

Thursday, August 04, 2011

Hikmah Ramadhan Hari Keempat

1 comments
Assalamualaikum



..yang tidur sepenuh kelopak mata, makan seluas mulut, tertawa selebar bibir, dan menggunakan waktu untuk bermain dan kesia-siaan, mustahil termasuk orang-orang yang menang {Hasan Al-Banna}


Hari ini kalimat diatas lah yang menjadi perhatian sang penulis. tak sengaja membaca dalam artikel seorang saudara mengenai Hasan Al-Banna.
kalimat yang dalam yang bisa menyindir atau memperingatkan kita semua tentang apa yang telah kita lakukan selama 4 kali puasa di bulan suci ini.

Wednesday, August 03, 2011

Hikmah Ramadhan Hari Ketiga

1 comments
Assalamualaikum
Kembali ada hikmah kecil yang InsyaALLAH bisa dipetik dari puasa ini.

Sudah bukan rahasia lagi, semua muslim dan muslimah akan berlomba-lomba untuk meng-khatamkan bacaan Alqur'an nya di bulan suci ini, ada yang berniat khatam satu kali, ada yang dua kali, dan masih banyak lagi. Karena memang sungguh istimewa bulan ini semua kebaikan mendapat ganjaran yang berlipat ganda.

Mengenai membaca Al-qur'an

Tuesday, August 02, 2011

Hikmah Ramadhan Hari Kedua

0 comments
Assalamualaikum
Bismillahirohmanirohim

Hikmah lain lagi di hari berikutnya.
Sedikti menilik dari kisah yang terjadi Di sebuah Fakultas. Di bulan Ramadhan pada waktu sore menjelang berbuka, ada dua insan yang tetap aktif di bulan suci ini, seharian di penuhi dengan kegiatan yang mengharuskan pemikiran dan tenaga yang berlebih, tibalah waktunya sore hari dimana semuanya tinggalah sisa-sisa tenaga, tinggalah peluh dan sisa-sisa kerjaan yang belum terselesaikan.
Di sore itu ada satu hal terakhir yang menunda mereka untuk pulang ke rumah dan menemui keluarga untuk bersiap berbuka puasa. Satu hal yang mengharuskan mereka mencari akses internet dan men-Download sebuah file, keluhan pertama muncul karena 'katanya' HotSpotnya ga bisa dipake,,, alternatif satu muncul, menggunakan modem untuk buka email, keluhan kedua muncul, modem lemot, homepage Yahoo aja ndak kebuka.

Monday, August 01, 2011

Hikmah Ramadhan Hari Pertama

2 comments
Assalamualaikum
Bismillahirohmanirrohim
Puasa hari pertama, waktu untuk sedikit beradaptasi dengan perubahan pola makan. Perubahan bangun tidur bagi yang tak biasa sholat lail. Perubahan sikap bagi yang biasa out of control dan mau merubahnya di bulan Ramadhan ini.

Saturday, August 28, 2010

MANFAAT KESEHATAN DARI PUASA

2 comments
السلام عليكم . بِسْــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم.لا إله إلاَّ الله.محمد رسو ل الله
الحمد لله رب العا لمين. الصلاة و السلام على رسو ل الله.اما بعد

►►►SEDIKIT MANFAAT KESEHATAN DARI PUASA◄◄◄

Dalam sebuah ayat Qur'an:

Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. Qs.2 Baqarah:184

Disitu tertulis: "Berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui"
Ayat ini sudah jelas mengajak kita berpikir & meneliti, mengapa puasa lebih baik bagi kita?
Jawabannya tentu tidak hanya lebih baik bagi raga & tubuh kita, tapi tentu bagi jiwa & hati kita, namun, pada kesempatan kali ini, kami hanya akan membahas sedikit manfaat puasa dilihat dari sisi kesehatan saja.

 Mengapa puasa itu perlu ?