Sunday, July 22, 2012

Berbuat Baik pada Orang Non-Muslim

Tiada larangan anda mengunjungi mereka yg beragama nasrani dihari natal, selama niat anda bukan memuliakan agamanya, tapi sekedar berbuat baik mengikuti sunnah Rasul SAW yg berbuat baik pada saudara seiman, dan berbuat baik pada yg diluar muslim selama mereka tidak memerangi kita.

Allah SWT berfirman :
"Sungguh Allah tidak melarang kalian bagi yg tidak memerangi kalian dari agama kalian dan mengusir kalian dari kediaman kalian, untuk kalian berbaik baik pada mereka dan berbuat bijaksana pada mereka, sungguh Allah mencintai orang orang yg berbuat bijaksana, dan sungguh Allah melarang kalian dari mereka yg memerangi kalian pada agama kalian dan terang terangan mengusir kalian untuk berfihak pd mereka (atau berbaik baik pd mereka), barangsiapa yg berfihak pd mereka maka mereka adalah kelompok yg dhalim" (QS Al Mumtahanah 7-8)



Diriwayatkan bahwa Umar bin Khattab ra memberikan hadiah baju indah kepada keluarganya yg non muslim di Makkah, beliau saat itu di Madinah, memberikan baju itu pada Nabi saw dan nabi saw berkata : "Baju ini adalah bagi mereka yg tak berakhlak" karena terbuat dari sutra, lalu rasul saw berkata : "juallah dan kau mendapat faidah", maka Umar ra memberikannya pada kerabatnya yg non muslim di Makkah. (shahih Bukhari).

Hal ini menunjukkan bolehnya memberi hadiah pada non muslim,

Untuk memberi selamat, sebaiknya anda berkata : "semoga kalian dilimpahi kemuliaan selalu" dan anda sambil berniat bahwa kemuliaan itu adalah keislaman mereka.

Maka sama saja anda mendoakan agar mereka masuk islam, dan hal itu sunnah.

Rasul saw memuliakan Abi Quhafah, ayah dari Abubakar shiddiq ra yg sangat benci pada Rasul saw, maka ketika hari Fatah Makkah, Rasul saw minta diantar kerumah Abi Quhafah, maka Abubakar shiddiq ra menolak : "Wahai Rasulullah.., tidak pantas ayahku yg kafir itu dikunjungi olehmu, pantasnya ia yg datang padamu", maka Rasul saw tetap memerintahkan Abubakar ra mengantarnya pada Abi Quhafah, dan kemudian Abu Quhafah masuk islam.

Banyak riwayat lainnya, diantaranya riwayat Shahih Bukhari ketika Abu Hurairah ra mengadukan kekafiran ibunya kepada Rasul saw, maka Rasul saw mengangkat tangannya dan memintakan hidayah pada Allah untuk ibu Abu Hurairah ra yg kafir,
maka ibunya tiba tiba ingin masuk islam, dan masuk islam ditangan Abu Hurairah ra.

Perbuatan ini merupakan bakti abu hurairah ra yg minta Rasul saw mendoakan Ibunya, dan Rasul saw mendoakan ibunya yg kafir, demikian indahnya akhlak Nabi saw.

Boleh boleh saja mendoakan non muslim, sebagaimana diriwayatkan pada Adabul Mufrad oleh Imam Bukhari bahwa salah seorang sahabat mengucap salam pada seorang non muslim, maka seorang lain berkata : dia itu kafir, maka sahabat itu segera mengejar orang kafir itu dan berkata : semoga Allah melimpahkan kekayaan bagimu dan kemuliaan, namun salamku bukanlah untukmu".

Menunjukkan bahwa ucapan salam tak dibenarkan pada mereka, namun mendoakan mereka adalah boleh.

Berakhlak baik adalah kewajiban anak terhadap ayah bundanya, dan semakin ia berakhlak maka semakin Allah akan berkasih sayang pada anaknya itu dan melimpahkan hidayah pada ayah bundanya.

sumber: majelisrasulullah.org

Related post



  • Stumble This
  • Fav This With Technorati
  • Add To Del.icio.us
  • Digg This
  • Add To Facebook
  • Add To Yahoo

2 comments:

Ferrial Pondrafi said...

suka dengan tulisan di atas..

SKI FSSR UNS said...

iya mas, sayangnya tulisan repost, lagi upaya ngajakin temen2 SKI buat ikut nulis, udah ada satu mas, update'an terbaru :)

Post a Comment